Sembuh Stroke Berkat Ling Zhi

Pada penghujung yang senyap itu ingin Zuberdi Mader berteriak kencang. Namun, rahang dan mulutnya kaku seperti tergembok. Ia gagal menyuarakan kalimat minta tolong. Malam itu ia baru saja ke peturasan untuk berurine ketika tiba-tiba mulutnya terkunci seperti kram. Suara gagap cukup membangunkan istrinya, Herawati.

Senin malam 19 November 2007 itu Herawati memberikan segelas air putih kepada suaminya. Ia berharap tenang dan tidak panik. Sepanjang sisa malam itu Zuberdi bertanya-tanya penyebab terkatupnya mulut. Jawaban atas pertanyaan itu diberikan dokter pada 2 hari berikutnya setelah ia menuruti saran dokter untuk menjalani CT scan. Hasilnya ada penyumbatan di pembuluh darah otak. Zuberdi positif stroke.

Hasil itu mengharuskan kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, 60 tahun lampau itu untuk rawat inap. Ia menghabiskan 2 pekan di rumahsakit. Ia berkomunikasi dengan keluarga dan karib-kerabat yang menjenguk dengan bahasa isyarat. Harapan kesembuhan digantungkan pada beragam obat seperti pirasetam, dan berbagai jenis vitamin. Sayang, 14 hari perawatan itu tak banyak perubahan berarti. Rahang tetap kaku, mulut mencong, dan berbicara pelo. Untuk makan dan minum saja, Herawati harus menyuapinya.

Hipertensi

Menurut dr Satya Hanura, SpS, spesialis saraf Rumahsakit Jakarta, penyebab utama stroke adalah hipertensi. Hipertensi berpengaruh langsung terhadap proses fisiologi peredaran darah dalam otak. Akibatnya, timbul gangguan aliran darah menuju otak sehingga menyebabkan stroke dan atrofi otak alias pengerutan atau penciutan otak. Pada beberapa kasus, atrofi menyebabkan koma.

Zuberdi sejak 1994 adalah penderita hipertensi. Tekanan darahya tak pernah kurang dari 150/100 mmHg; tekanan darah normal untuk orang dewasa, di bawah 120/80 mmHg. Maklum, selama 3 tahun berdinas di Yogyakarta ia acap makan di restoran. ‘Menu setiap makan pagi, siang, dan malam banyak yang berlemak dan mengandung kolesterol. Saya juga tidak suka olahraga,’ katanya. Istrinya yang selalu menyajikan sayuran tetap tinggal di Jakarta.

Hipertensi antara lain dipicu oleh tingginya kadar kolesterol dalam darah. Akibatnya pembuluh darah tersumbat oleh tumpukan lemak. Jadi, kolesterol yang antara lain bersumber pada makanan berlemak itu menjadi faktor pemicu sekunder. Selain itu menurut dr Yuda Taruna, SpS, spesialis saraf Rumahsakit Pantai Indah Kapuk, hipertensi mengakibatkan rusaknya pembuluh darah, dan menempelnya trombosit serta kolesterol pada pembuluh darah sehingga terjadi penyempitan. Itulah sebabnya pasokan darah dan oksigen ke sel-sel saraf terhambat dan menimbulkan stroke.

Karena tak kunjung sembuh, sementara biaya perawatan mencapai jutaan rupiah, Zuberdi memutuskan untuk beralih ke rumahsakit yang menerima pengobatan melalui asuransi kesehatan. Ia menjalani rawat jalan saja. Cara itu ditempuh selama 4 bulan. Hasilnya tetap sama. Oleh karena itu ia menerima saran rekannya untuk mengkonsumsi ekstrak jamur ling zhi.

Yanto-rekan yang menganjurkan itu-mengisahkan mertuanya juga stroke dan sembuh setelah mengkonsumsi ling zhi. Mendengar kisah itu semangat Zuberdi untuk sembuh kian berkobar. Maka sejak Maret 2008, alumnus Fakultas Pertanian Universitas Andalas itu mengkonsumsi ekstrak ling zhi. Ia menelan 1 kapsul ling zhi dan 4 kapsul miselium ling zhi-semua 3 kali sehari. Yang disebut pertama merupakan ekstrak ling zhi Ganoderma lucidum dewasa atau 90 hari; miselium, diproses dari bawah tudung jamur berumur 18 hari. Sementara Purwanto mengkonsumsi 2 kapsul ekstrak ling zhi 3 kali sehari.

Bukti ilmiah

Dua bulan rutin mengkonsumsi kapsul-kapsul itu, kondisi Zuberdi kian membaik. Ia mampu mengucapkan kata-kata dengan jelas dan bisa dimengerti. ‘Kata istri dan teman-teman, bicara saya sudah bisa dipahami. Saya tidak khawatir lagi untuk bepergian sendiri,’ kata Zuberdi.

Menurut Gando Sapto Adi, ganoterapis-ahli pengobatan menggunakan ganoderma-di Jakarta, ling zhi membuang racun di dalam tubuh. Sedangkan miselium bermanfaat memperlancar aliran darah dan oksigen pada sel-sel saraf. Sembuhnya Zuberdi dari stroke tentu bukan kebetulan. Menurut dr Dripa Sjabana, peneliti di Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Ganoderma lucidum efektif menurunkan hipertensi.

Senyawa aktif yang berperan menurunkan hipertensi adalah lanostane, khususnya asam ganoderik B, D, F, H, K, S, dan Y. Tak hanya itu, jamur anggota famili Polyporaceae itu juga mengandung adenosin yang melebarkan pembuluh darah koroner, mencegah menempelnya trombosit pada pembuluh darah atau platelet, dan melindungi saraf otak.

Jamur yang digunakan sejak 2.000 tahun sebagai obat itu juga memiliki senyawa triterpenoid. Menurut Dr Lim Siow Jin, periset ganoderma alumnus Indian Board of Alternative Medicines, triterpenoid ampuh mengurangi kolesterol dan menstabilkan lemak tubuh.

Dengan kandungan senyawa adenosin dan triterpenoid itulah ling zhi tokcer mengatasi stroke seperti yang dialami Zuberdi. ‘Senang sekali, sekarang saya sudah bisa bicara lagi, bisa bercanda dengan anak-anak dan istri,’ ujar pensiunan Departemen Transmigrasi dan Tenaga Kerja itu. Pria kelahiran 28 Oktober 1948 itu kini menikmati masa pensiun dengan tenang. (Ari Chaidir)

dari Majalah Trubus 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s