Satu Teripang Dua Luka

Ciiit…. brak! Dunia serasa berputar cepat dan gelap. Itulah hal terakhir yang diingat Ikonawa Claudius Santoso sebelum menghantam kerasnya aspal. Torehan-torehan luka di sekujur tubuh baru dirasakannya setelah ia sadar di rumahsakit.

Kecelakaan itu terjadi 10 menit setelah Ikonawa Claudius Santoso meninggalkan rumah. Pada Ahad pagi 2 Desember 2007 itu ia hendak mengunjungi kerabatnya di Cipaganti, Bandung. Ikonawa mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang ketika tibatiba sebuah angkot berhenti mendadak. Keruan saja mahasiswa semester 8 sebuah universitas swasta di Bandung itu menghindar ke kanan.

Namun, sial dari sebelah kanan muncul penyeberang jalan. Sekali lagi ia menghindar, tetapi ia terjatuh membentur aspal. Ikonawa segera dilarikan ke rumahsakit untuk mendapat perawatan. Pria 21 tahun itu mendapat 15 jahitan di sekujur tubuh. Luka sepanjang 20 cm pun membelah kulit tangannya dan menimbulkan sakit yang luar biasa. Itulah sebabnya ia kerap mengerang merasakan pedih akibat luka itu. Ia hanya opname sehari di rumahsakit.

Sebelum pulang, dokter menyarankan operasi karena posisi pangkal tangan kanannya bergeser. Efeknya sakit luar biasa. Sekadar mengenakan baju pun, Ikonawa tak mampu. Namun, Miryati, sang bunda, menolak. ‘Kalau masih ada herbal, saya lebih memilih herbal,’ katanya.

Bergeser

Miryati mengoleskan ekstrak teripang di atas semua luka. Ia yakin betul, ekstrak teripang manjur mengatasi luka anaknya. Soalnya, ia mempunyai pengalaman sembuh luka karena kulitnya sensitif. Ketika itu kulit tangannya memerah dan luka. Ia hanya mengolesi luka dengan ekstrak teripang. Hanya beberapa hari, luka itu kering. Itu yang menyebabkan perempuan 45 tahun itu yakin bahwa ekstrak teripang tokcer sebagai penyembuh luka. Maka ia pun mengoleskan ekstrak teripang di atas luka.

Frekuensinya 2-3 kali sehari. Baru juga sehari mengoleskan ekstrak teripang, rasa nyeri berkurang, luka mengering sehingga ia dapat tidur nyenyak. Seminggu kemudian luka-luka itu menutup mulus nyaris tanpa bekas. Ikonawa pun berkehendak mengikuti ujian di kampus. Masalah lain adalah bergesernya pangkal lengan yang juga menimbulkan nyeri.

Semula Ikonawa tak percaya diagnosis dokter bahwa pangkal tangannya bergeser. Itulah sebabnya ia memeriksa diri ke dokter lain. Hasil diagnosis dokter kedua pun sama: pangkal tulang lengan atas bergeser dan harus segera dioperasi. Operasi bertujuan untuk memperbaiki posisi bola pangkal tulang lengan atas. Jika didiamkan maka bola pangkal tulang lengan atas itu sulit untuk kembali ke tempat semula.

Namun, Miryati bergeming dan menolak saran dokter. Sebagian orang mengatakan ia gila karena menolak operasi dan mengobati anaknya menggunakan ekstrak teripang. Ikonawa pun tidak menggunakan gips dan pen. Pria kelahiran 22 Oktober 1986 itu mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang 3 kali sehari. Untuk menunjang aktivitas sehari-hari ia menggunakan kruk atau penyangga tangan.

Satu setengah bulan kemudian, mahasiswa jurusan Teknik Industri ini melepaskan kruk. Untuk memperlancar gerakan tangannya, ia menjalani fisioterapi. Hasilnya Ikonawa dapat menggerakkan tangannya dengan bebas setelah sebulan rutin mengkonsumsi ekstrak teripang. Hasil rontgen pada 9 Februari 2008 memastikan posisi pangkal lengan kembali ke tempat semula. Dokter meyatakan ia sembuh karena bola pangkal tulang lengan atas itu menempel dan menyatu kembali.

Kolagen

Teripang memang berkhasiat memperkokoh tulang dan sendi. Satwa laut itu mengandung kondroitin sulfat yang mujarab mencegah pengeroposan tulang. Senyawa aktif itu juga ampuh memperbaiki dan membangun kembali tulang rawan, pembentuk sendi yang terkikis akibat kecelakaan atau benturan.

Tulang kuat karena cukupnya ketersediaan kolagen dalam tubuh. Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, periset dari Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan enzim pepsin. Dari jumlah itu, kolagen merupakan 80% di antaranya. Kandungan protein dalam teripang-terutama kolagen-berkhasiat mengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Dalam proses pertumbuhan tulang, pasokan suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi.

Serat-serat kolagen mengisi 90-95% dari matriks organik tulang, sementara sisanya berupa medium gelatin homogen yang disebut sebagai substansi dasar. Serat mempengaruhi kemampuan tulang untuk meregang yang kuat. Sedangkan hidroksiapatit atau garam kristal diendapkan di dalam matriks tulang terutama terdiri atas kalsium dan fosfat.

Komponen kalsium dan fosfor membuat tulang keras dan kaku mirip semen. Sementara serat-serat kolagen membuat tulang mirip kawat baja pada tembok. Tanpa kehadiran kolagen yang mencukupi, tulang mudah rapuh dan mudah pecah.

Kolagen adalah senyawa protein sebagai bahan utama penyusun kulit, tulang, gigi, otot, dan sel-sel tubuh kita. Fungsi kolagen untuk meningkatkan kesehatan bagian-bagian tubuh itu dan mengoptimalkan metabolisme sel. Dalam tubuh manusia, kolagen menyusun setidaknya 75% dari seluruh lapisan kulit.

Menurut Prof Zaiton Hassan dan M. A Kaswandi dari Universitas Kebangsaan Malaysia, kandungan yang paling berpengaruh adalah eicosapentaenat (EPA) 25,69% dan asam (DHA) 3,69%. Kadar itu menjadikan teripang mampu memperbaiki jaringan yang rusak, termasuk di dalamnya kulit dan tulang.

Hassan Yacob dari Universitas Malaya, Malaysia, membuktikan luka sayatan kelinci yang diberi ekstrak teripang kering dalam 2 hari. Pantas jika luka kulit dan tulang tangan Iknonawa pun cepat pulih. (Faiz Yajri/Peliput: Ari Chaidir)

dari Majalah Trubus 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s