Panasea Penyelamat Jantung

Sebutkan satu penyakit paling mematikan! Jantung. Ya, sampai saat ini penyakit jantung tetap menjadi pembunuh nomor 1. Penyebabnya bisa bermacam-macam, stres dan konsumsi makanan yang tidak sehat di antaranya. Hasil penelitian terbaru yang dilakukan Arthur Marx dan Raymond R Neutra dari Johns Hopkins University School menyebutkan penyakit jantung terutama iskemik-alias jantung koroner-ada hubungannya dengan kekurangan magnesium dalam tubuh.

National Academy of Sciences (NAS), Amerika Serikat memberitakan hampir 80% penduduk Amerika Serikat kekurangan magnesium. Padahal, magnesium dibutuhkan sel otot dan saraf pada jantung agar ia dapat bekerja optimal. Salah satu akibat kurangnya asupan magnesium dalam tubuh adalah serangan penyakit jantung. Informasi dari Third National Health and Nutrition Examination Survey menyebutkan 11,2-juta penduduk Amerika menderita penyakit itu. Pada 1992, penyakit jantung membunuh sekitar 480.000 orang. Padahal, jika saja asupan magnesium terpenuhi, penyakit itu bisa dicegah.

Salah satu cara memperoleh asupan magnesium adalah dengan minum air. Air salah satu sumber magnesium terbaik karena 30% kebutuhan magnesium dalam tubuh tersedia di sana. Sayangnya, di Indonesia air minum lebih banyak mengandung kalsium. Padahal The Water Health Association menganjurkan agar dalam tiap liter air harus terkandung 25 mg magnesium. Kenyataannya, jumlah magnesium pada air minum di Indonesia masih kurang dari angka itu.

Nigari

Masyarakat Jepang lebih beruntung. Mereka terbiasa minum nigari sebagai sumber magnesium. Nigari alias sari air laut adalah air laut tua atau yang berada di lapisan teratas-kira-kira setebal 10 cm-dalam pembuatan garam. Sementara lapisan bawah bakal menjadi garam. Supaya menjadi sari air laut, air tua itu diproses dengan otoklaf kristalisasi. Biasanya air tua terbuang dalam proses pembuatan garam. Satu ton produksi garam, membutuhkan 50 m3 air laut. Jumlah air tua yang terbentuk 1,9 m3. Nigari berupa bubuk magnesium klorida kerap dipakai untuk koagulan (pengeras) alami dalam pembuatan tofu alias tahu jepang serta bahan pendingin alami ikan.

Di negeri Matahari Terbit itu, nigari yang pahit memang beken. Anak-anak hingga orang tua terbiasa mengkonsumsinya dalam kehidupan sehari-hari. Meski budaya memproduksi garam sangat tua di Indonesia, tetapi nigari baru diperkenalkan setahun terakhir. Dr Nelson Sembiring, periset Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Timur yang memperkenalkannya. Nelson mengetahui khasiat nigari saat belajar di Jepang.

Limbah air garam kaya mineral seperti magnesium sulfat, natrium klorida, magnesium klorida, dan kalsium klorida. Kandungan utamanya magnesium, mineral terbanyak keempat dalam tubuh. Jika limbah itu diekstraksi, sarinya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, terutama untuk kecukupan gizi magnesium. Magnesium berperan menjaga kesehatan jantung. ‘Ia mampu mencegah pengendapan lemak pada dinding pembuluh darah jantung,’ kata Prof Dr Bambang Wirjatmadi dari bagian gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Surabaya.

Menurut Bambang, kurangnya asupan magnesium bisa mempercepat timbulnya endapan lemak pada pembuluh darah jantung. ‘Padahal pembuluh darah jantung itu kan ukurannya sangat kecil. Endapan lemak bisa menyebabkan pembuluh tersumbat. Akibatnya, kerja jantung terhambat,’ tambah alumnus Fakultas Kedokteran Unair itu. Untuk mencegah penyakit jantung, Bambang biasa melarutkan 20 tetes nigari dalam 20 l air minum.

Banyak manfaat

Sari air laut alias nigari memang multikhasiat. Selain menyehatkan jantung, ia juga memiliki seabrek khasiat lain. Untuk pertumbuhan tulang misalnya. Di Selandia Baru, pemerintahnya menyarankan anak-anak usia 3-13 tahun untuk mengkonsumsi sari air laut. Di negeri kiwi itu pertumbuhan tulang pada usia itu sangat lambat. Nah, kalsium pada nigari bekerja sama dengan magnesium bisa berperan dalam pembentukan tulang dan gigi.

Khasiat lain: limbah garam itu mampu menambah kualitas kecantikan wanita. Tatsuya Kosaka meriset untuk membuktikannya. Menurut direktur Institut Penelitian Nigari itu, magnesium dalam sari air laut bisa membakar lemak dan mengeluarkan cairan tak berguna dalam tubuh. Wajar jika di Jepang, kalangan anak muda-terutama remaja perempuan-senantiasa membawa sari air laut. ‘Gunanya menjaga tubuh tetap langsing dan terhindar dari penyakit kolesterol walau memakan apa pun,’ kata Nelson.

Lainnya, nigari bisa digunakan untuk pembersih wajah. Caranya: campurkan setetes nigari dalam 100 ml air bersih. Setelah itu semprotkan pada wajah. ‘Magnesium pada nigari mampu memperlambat proses penuaan sehingga kulit tidak gampang keriput,’ kata Bambang. Selain itu, kolagen kulit pun bisa diperbaiki, jadi kulit muka semakin kenyal dan kencang.

Panasea lain

Selain nigari, banyak panasea beken lain yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Buah merah misalnya. Kandungan antioksidan-karoten, betakaroten, dan tokoferol-yang dimilikinya mampu menyehatkan jantung. Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya penumpukan plak pada dinding arteri. Buah Pandanus conoideus itu juga mengandung asam lemak omega 3 dan omega 9 yang mampu menurunkan kadar kolesterol serta senyawa aktif penangkal terbentuknya radikal bebas dalam tubuh.

Panasea dari laut seperti teripang pun berkhasiat bagi jantung. Dalam teripang terkandung asam-asam lemak esensial seperti EPA dan DHA. Gabungan asam-asam lemak itu dengan kandungan trace mineral seperti kromium, besi, kadmium, mangan, nikel, kobalt, dan seng mengaktifkan superoxide dismutase alias SOD. SOD bertanggung jawab mengikat senyawa peroksidase yang muncul akibat kadar lemak berlebih dalam tubuh. Aktivitas SOD akan menurun akibat banyaknya pencemar dalam tubuh. Lemak berlebih (dalam bentuk kolesterol dan trigliserida) memicu pembentukan plak pada dinding arteri jantung.

Tidak hanya buah merah dan gamat-sebutan teripang di Malaysia-saja yang bisa mencegah dan mengatasi masalah jantung. Virgin coconut oil (VCO) alias minyak kelapa murni pun mempunyai kemampuan serupa. Asam laurat dalam VCO menaikkan kadar asam lemak tidak jenuh ganda EPA dan DHA. Kedua asam lemak itu terbukti menurunkan very low density lipoprotein (VLDL). Ia juga berperan dalam menghambat produksi tromboksan, meningkatkan prostasiklin, menurunkan kekentalan darah, dan mencegah trombosis alias penyumbatan pembuluh darah.

Dr Sidi Aritjahja dari Happy Land Medical Centre, Yogyakarta, biasa menggunakan temulawak, lengkuas, dan secang untuk mengatasi jantung koroner. Ketiga bahan itu sama-sama mengandung saponin (triterpen glikosida) yang memiliki khasiat melarutkan lemak. Yang harus diperhatikan, ketiga bahan itu tidak boleh direbus terlalu lama. ‘Jika direbus terlalu lama, kandungan saponinnya terlalu tinggi, bahaya bagi ginjal,’ katanya. Kini, pilihan ada di tangan Anda, panasea mana yang paling cocok bagi jantung Anda. (Lani Marliani)

 dari Majalah Trubus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s